Nusantaratv.com - Produsen kendaraan listrik (EV) asal China, Xpeng, mengungkap rencana ambisiusnya untuk menghadirkan masa depan transportasi.
Perusahaan ini menargetkan produksi massal mobil terbang pada 2027, disusul peluncuran robot humanoid pada kuartal keempat (Q4) 2026.
Presiden Xpeng, Brian Gu, dalam wawancara dengan Reuters pada Kamis, 23 April 2026, menyebut inovasi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam mengembangkan teknologi mobilitas cerdas.
Tak hanya itu, Xpeng juga melihat peluang besar untuk memperluas kolaborasi dengan produsen otomotif global, termasuk Volkswagen (VW).
Pada Maret lalu, Volkswagen telah memulai produksi massal model kendaraan listrik pertama yang dikembangkan bersama Xpeng.
"Ada banyak potensi kerja sama yang bisa memberikan nilai tambah bagi kedua belah pihak," ujar Gu.
Dia menegaskan Xpeng terbuka untuk menjalin kemitraan dengan berbagai produsen otomotif di berbagai kawasan.
Sejauh ini, Xpeng telah mengantongi lebih dari 7.000 pesanan untuk mobil terbangnya, dengan mayoritas permintaan berasal dari pasar domestik China.
Saat ini, perusahaan masih menunggu persetujuan dari otoritas penerbangan setempat sebelum komersialisasi dilakukan.
Menjelang Pameran otomotif Beijing Auto Show 2026, Gu juga mengungkapkan rencana uji coba robotaxi di Guangzhou pada 2026.
Dia menyebut 2027 sebagai "tahun krusial" bagi Xpeng untuk melakukan uji coba global bersama mitra strategisnya.
Dalam 12 hingga 18 bulan ke depan, Xpeng diperkirakan akan memproduksi ratusan hingga ribuan unit robotaxi sebagai langkah awal menuju era transportasi otonom.
Dengan berbagai inovasi ini, Xpeng semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu pelopor dalam transformasi industri otomotif masa depan.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh