Sudaryono Harap Kader Gekira Jadi Mata dan Telinga Pemerintah di Tengah Arus Informasi yang Simpang Siur

Sudaryono Harap Kader Gekira Jadi Mata dan Telinga Pemerintah di Tengah Arus Informasi yang Simpang Siur

Nusantaratv.com - 13 Juni 2026

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono. (Foto: NTVnews)
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono. (Foto: NTVnews)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono meminta kader Gerakan Kristiani Nusantara Raya (Gekira) berperan aktif menjadi mata dan telinga pemerintah dalam menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyampaikan informasi yang benar kepada publik.

Hal tersebut disampaikan Sudaryono saat menghadiri Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Gekira di NT Tower, Pulomas, Jakarta Timur, Sabtu, 13 Juni 2026.

Menurut Sudaryono, sebagai salah satu organisasi sayap Partai Gerindra, Gekira memiliki posisi strategis dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat hingga tingkat akar rumput.

"Hari ini saya hadir di agenda Gekira, Gerakan Kristiani Nusantara Raya, salah satu sayap partai dari Gerindra. Ya tentu saja saya sebagai kader, artinya saya sebagai wakil menteri bagian dari kader partai Gerindra menjadi suatu kewajiban bagi saya untuk saya bisa hadir menyapa rekan-rekan Gekira dari seluruh Indonesia dan menjelaskan hal-hal yang memang perlu dan harus dijelaskan," kata Sudaryono.

Dia menilai penyampaian informasi langsung dari pemerintah menjadi penting di tengah banyaknya informasi yang beredar melalui media dan media sosial.

"Salah satunya adalah tentu saja kita semua tahu bahwa presiden kita Pak Prabowo kan salah satu program unggulannya adalah sektor pangan dan pertanian," ujarnya.

Menurut Sudaryono, kader partai harus mampu menjalankan fungsi sebagai penyambung aspirasi masyarakat kepada pemerintah.

"Arahannya tentu saja kan gini, informasi ini kan gini, kader ini harus menjadi mata, telinga. Mata dan telinga terhadap apa? Terhadap keluhan masyarakat. Kan tujuan partai kan itu, mendengar aspirasi rakyat, mendengar aspirasi masyarakat," katanya.

Dia menjelaskan jaringan partai yang menjangkau hingga tingkat desa, dusun, bahkan RT/RW menjadi modal penting untuk menangkap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.

Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono. (Foto: NTVnews)

"Keluhan masyarakat, keluhan dari petani kita, keluhan dari umat kita, keluhan dari gereja kita, keluhan dari masjid kita, keluhan-keluhan atau aspirasi-aspirasi hal-hal temuan-temuan itu bisa kemudian karena kita menjadi bagian dari pemerintah, itu menjadi kita gampang untuk kita follow-up-nya. Itu mata dan telinga," ujarnya.

Selain menjadi penyalur aspirasi, Sudaryono juga berharap kader dapat menjadi penyebar informasi yang benar mengenai berbagai program pemerintah.

"Dan tentu saja diharapkan selain mata dan telinga, juga bisa menjadi corong bagi pemerintah. Corong informasi yang baik dari pemerintah. Kebenaran kita sampaikan. Jangan sampai karena kita kurang aktif memberi tahu kepada jaringan kita, orang kita malah lebih percaya pada berita-berita yang sebenarnya tidak benar gitu," tukas Sudaryono.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close