Nusantaratv.com-Badan Gizi Nasional memutuskan menutup sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Air Asuk di Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau.
Koordinator BGN wilayah Kabupaten Anambas, Sahril, menjelaskan bahwa pada Rabu, 15 April 2026 terjadi kejadian luar biasa (KLB) berupa dugaan keracunan makanan yang dialami oleh para penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Air Asuk.
Keracunan tersebut diduga terjadi setelah para penerima manfaat mengonsumsi makanan yang diolah oleh dapur program MBG setempat.
Para korban kemudian langsung dibawa ke fasilitas kesehatan terdekat pada hari yang sama untuk mendapatkan penanganan medis.
“Penyebab pasti apakah benar berasal dari program MBG, masih dalam penelusuran dan pengujian oleh pihak RSUD, puskesmas dan Dinas Kesehatan,” ujar Sahril, dikutip dari Antara.
Baca juga: Capaian SPPG Ber-SLHS Meningkat Tajam, Waka BGN: Agustus Seluruh SPPG Harus Sudah Bersertifikat
Ia menyebutkan jumlah korban dalam peristiwa tersebut diperkirakan mencapai 158 orang.
Evakuasi ke fasilitas kesehatan menjadi langkah awal yang dilakukan guna memastikan seluruh korban segera memperoleh perawatan medis.
Penutupan sementara operasional SPPG dilakukan sebagai langkah pencegahan demi melindungi masyarakat serta menghindari kemungkinan kejadian serupa terulang kembali.
BGN juga memastikan akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna menjamin keamanan layanan sebelum operasional kembali dibuka.
“Penutupan dilakukan sejak kejadian dan akan berlangsung hingga waktu yang belum dapat ditentukan, menunggu hasil investigasi dan evaluasi lebih lanjut,” ujar dia.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh