Purbaya: Motor Kepala SPPG Masuk Anggaran 2025, Tahun Ini Tidak Ada

Purbaya: Motor Kepala SPPG Masuk Anggaran 2025, Tahun Ini Tidak Ada

Nusantaratv.com - 08 April 2026

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 tetap kuat meski pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 tetap kuat meski pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa anggaran pengadaan motor untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak dialokasikan pada tahun ini.

Purbaya mengungkapkan pengadaan motor tersebut masuk dalam pengadaan tahun 2025.

"Yang jelas tahun ini tidak ada, barusan saya cek lagi," ucap Purbaya di Istana Kepresidenan, Rabu 8 April 2026.

"Itu anggaran tahun lalu, tahun ini tidak ada," lanjutnya.

Lebih lanjut, Purbaya menegaskan terkait status motor yang sudah tersedia akan dilakukan pembagian sesuai rencana, menurutnya perlu bertanya kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana.

"Tanya ke Pak Ketua BGN bagaimana statusnya," tambahnya.

Sebelumnya, beredar video di media sosial yang menampilkan sejumlah motor berlogo BGN.

Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan motor yang dianggarkan dari tahun 2025 untuk Kepala SPPG belum dibagikan secara resmi.

"Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional kepala SPPG, tetapi motor tersebut belum dibagikan," ujar Dadan.

Sebelum didistribusikan, kendaraan yang telah tersedia itu masih harus melalui proses administrasi sebagai barang milik negara (BMN) sebelum dapat digunakan. Proses realisasi pengadaan motor secara bertahap dimulai pada Desember 2025.

Mengenai jumlah pengadaan mencapai 70 ribu unit, Dadan menegaskan bahwa kabar tersebut tidak benar atau hoaks.

"Informasi 70 ribu unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25 ribu unit yang dipesan di tahun 2025," lanjutnya.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close